Sunday, July 29, 2007

Too Much Love

Too much love will kill you, anytime...
Begitu lirik sebuah lagu. Tampaknya memang benar,
terlalu mencinta bisa berujung negatif mulai dari
posesif sampai tidak saling memperkembangkan.
Seperti orangtua yang terlalu melindungi anaknya
atas nama cinta. Kendati anak sudah besar masih
dibantu terus hingga tidak mandiri. Ini bisa
menjadi keegoisan, karena orangtua akan tetap
merasa dibutuhkan. Pahadal cepat atau lambat
orangtua akan meninggalkan mereka ke alam baka dan
cepat atau lambat anak juga seharusnya meninggalkan
orangtua untuk membangun rumahtangga sendiri.
Demikian juga dengan dua hubungan dua insan yang
jatuh cinta, kerap mengawali dengan saling tergantung,
merasa dibutuhkan dan sebagainya.
Dulu Romo Is menggambarkan biduk cinta seperti dua
batang rel, kalau terlalu dekat jaraknya, kereta
akan mudah terguling.
Kahlil Gibran menggambarkan dengan perumpanan pilar.
Tiang yang amat berdekatan tak menyanggah dengan baik.
Cinta yang 'sehat' berjarak, seperti Gibran mengatakan
gunung nampak agung dari kejauhan.

Jakarta, 27 Juli 2007

No comments: